Pages

Subscribe:

VISITOR

Tampilkan postingan dengan label bata ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bata ringan. Tampilkan semua postingan

8.11.12

Perbedaan Bata ringan (HEBEL) AAC dan CLC


Untuk menghindari kebingungan kita akan menjelaskan perbedaan antara bata ringan AAC (Autoclaved Aerated Concrete) dan CLC (Cellular Lightweight Concrete).


Bata ringan AAC adalah Material yang berbahan baku pasir silika, semen, kapur dan air ini dibuat dengan tekanan uap  tinggi. Proses pembuatan material ini diawali dengan proses pencampuran bahan baku. Setelah itu,  adonan bahan bahan baku tersebut dimasukan ke dalam alat yang bernama autoclaved. Di dalam  alat ini, adonan diberi tekanan uap air hingga suhu sekitar 200 derajat Celcius. Oleh karena  prosesnya menggunakan autoclaved maka material ini disebut sebagai autoclaved aerated  concrete
.
Dengan tekanan uap ini, bahan baku kapur dan pasir silika akan bereaksi. Hasil reaksi ini
menghasilkan pori-pori yang didalamnya berupa udara. Pori-pori inilah yang membuat material  ini menjadi ringan. Menurut perhitungan, beton ringan memliki berat jenis normal sekitar �650  kg/m3. Berat jenis yang lebih kecil dari berat jenis air mebuat material ini bisa mengapung di  atas air. Meski berpori, beton ringan aerasi tidak bersifat seperti sponge.
Artinya, keteika terkena air, air tersebut tidak akan meresap atau merembes kedalamnya. Rendahnya daya serap air dikarenakan  setiap pori yang ada tidak saling berhubungan dengan pori yang lain.

Seluruh proses produksi bata ringan AAC berbeda dengan CLC dan membutuhkan pabrikasi dan peralatan canggih serta investasi modal yang besar yaitu 10-30 juta USD dan kapasitas yg di hasilkan juga tinggi sekitar 300 m3 per hari bahkan lebih.

Seperti yang diuraikan di atas, maka sangat tidak mungkin untuk menghasilkan AAC pada lokasi proyek maupun untuk memproduksi panel prefab dengan bentuk dan ukuran yang diinginkan. Pengunaan baja penguat beton (rebar) harus dilindungi dengan bahan anti korosi.
Diperlukan sekelompok tim ahli yang  berpengalaman untuk mengoperasikan pabrik tersebut untuk menghasilkan pro-duct yang berkualitas, namun bata ringan AAC menawarkan densitas terendah dan memiliki rasio terbaik atas kepadatan berbanding dengan kuat tekan terhadap semua jenis beton.

Bata ringan CLC  adalah beton selular yang mengalami proses curing secara alami, CLC adalah beton konvensional yang mana agregat kasar (kerikil) digantikan oleh udara, dalam prosesnya mengunakan busa organik yang sangat stabil dan tidak ada reaksi kimia ketika proses pencampuran adonan, foam/busa berfungsi sebagai media untuk membungkus udara.
Pabrikasi dan peralatan yang digunakan untuk menghasilkan CLC juga standard, sehingga produksi dengan mudah dapat pula diintegrasikan ke dalam pabrikasi beton konvensional. Hanya pasir, semen, air  dan foam yang digunakan dan kepadatan yand didapatkan dapat disesuaikan mulai dari 350 sampai 1.800 kg / m� dan kekuatan dapat juga dicapai dari serendah 1,5 sampai lebih 30 N / mm �.

Pasir sungai  berukuran 2, 4, 6 dan 8mm dapat digunakan, tergantung pada kepadatan yang diinginkan. Semen portland menawarkan kinerja paling optimal tetapi kebanyakan jenis lain semen juga bisa digunakan.  kepadatan beton bisa disesuaikan, berbagai ukuran dan maupun panel prefab dapat diproduksi, di atas kepadatan dari 1.200 kg / m� (setengah dari berat beton konvensional) untuk aplikasi struktural dapat mengunakan rangka baja.

Pada CLC Gelembung udara yang dihasilkan benar-benar terpisah satu sama lain, sehingga penyerapan air jauh lebih sedikit dan baja tidak perlu dilapisi dengan lapisan anti korosi,  beton dengan kepadatan diatas 1.200 kg/m3 juga tidak memerlukan plaster, seperti pada AAC, hanya cukup di cat saja. Penyerapan air lebih rendah daripada di AAC dan masih cukup baik dibandingkan dengan beton konvensional.

CLC sama halnya dengan beton konvensional kekuatan akan bertambah seiring dengan waktu melalui kelembapan alamiah pada tekanan atmosfir saja. Meskipun tidak seringan AAC, CLC tetap menawarkan penurunan berat badan yang cukup besar dibandingkan dengan beton konvensional dan isolasi termal 500% lebih tinggi dan tahan api.
Paku dan Sekrup dapat dengan mudah dipaku ke CLC terus tanpa harus menggunakan pen, CLC juga dapat dipotong atau digergaji. Bahkan panel dinding rumah seluruhnya dapat dicetak hanya dalam sekali tuang.
Beton CLC menawarkan banyak ruang lingkup pengaplikasian, mulai dari isolasi atap rumah pada kepadatan serendah 350 kg / m� sampai dengan produksi panel dan lantai beton dengan kepadatan 1800 kg / m�.


Untuk Pemesanan Panel Lantai dan Pemasangan serta Hebel Dinding,
HP                    : 081288386929/ 081315597900
Pin                    : 2AE72287/5379395C
Email                :  merlibata@gmail.com

25.10.12

Tips Mengaci yang Baik

Ada banyak cara agar dinding bangunan Anda kokoh dan tahan lama. Salah satunya adalah memberikan acian pada dinding yang telah diplester dengan baik. Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, tentunya Anda membutuhkan material terbaik.

Pekerjaan mengaci pada plesteran dinding sesungguhnya merupakan pekerjaan menutup pori-pori yang terdapat pada plesteran dengan pasta adukan. Fungsinya adalah untuk menghaluskan permukaan plesteran agar kelihatan lebih rapi, serta menutup lubang pori-pori plesteran sehingga permukaan plesteran mudah dicat dan memperindah penampilan dinding.

Untuk mendapatkan hasil terbaik
, gunakan acian plesteran dan betonMU-200. Bahan acian terbaik dari MU ini memiliki daya rekat yang tinggi dan plastis saat diaplikasikan pada permukaan yang halus dan licin. Adukannya tidak cepat mengering saat diaplikasi. Hasil aciannya lebih halus dan berwarna abu-abu muda. Cara pemakaiannya pun sangat mudah. Simak tipsnya berikut ini:

Persiapan:
  • Siapkan tempat kerja dan permukaan yang hendak diaci.
  • Bersihkan dasar permukaan yang akan diaci dari serpihan, kotoran dan minyak yang dapat mengurangi daya rekat adukan.
  • Jika terlalu kering, basahi dasar permukaan yang akan diaci dengan air.

Pengadukan
Manual:
  • Tuang air ke dalam bak adukan sebanyak 12,5 � 13,0 liter untuk tiap kantong MU-200 (40 kg).
  • Masukan adukan kering MU-200 ke dalam bak adukan.
  • Aduk campuran di atas hingga rata.

Aplikasi:
  • Pengacian dilakukan secara manual sebagaimana umumnya yang kemudian diratakan dengan jidar panjang.
  • Tebal acian yang di anjurkan adalah 1,5 � 3,0 mm, tergantung kerataan dasar permukaannya.
  • Untuk mendapat hasil terbaik, gunakan roskam yang terbuat dari steel (baja) atau PVC untuk penghalusan permukaan acian.

Untuk Pemesanan Panel Lantai dan Pemasangan serta Hebel Dinding,
HP                    : 082110689969 / 081315597900
Pin                    : 2AE72287
Email                :  merlibata@gmail.com

Jenis - jenis Batu Bata


Setiap orang pasti ingin yang terbaik untuk dirinya, begitu juga untuk rumah. Apapun bentuk rumah Anda, pastikan Anda menggunakan material yang terbaik. Pemilihan material terbaik dapat diawali dari pemilihan batu bata yang tepat sesuai jenisnya.
Agar Anda dapat memilih bata yang tepat, simak penjelasan mengenai jenis-jenis batu bata berikut ini;

Jika disesuaikan dengan bahan pembuatannya, secara umum batu bata digolongkan dalam 2 jenis:

1. Batu bata tanah liat
Batu bata yang terbuat dari tanah liat ini memiliki 2 kategori utama, yaitu
bata biasa dan bata muka.
  • Bata biasa memiliki permukaan dan warna yang tidak menentu. Bata ini digunakan untuk dinding dan ditutup dengan semen. Bata biasa seringkali disebut dengan bata merah.
  • Bata muka memiliki permukaan yang baik, licin dan mempunyai warna atau corak yang sama. Meski digunakan untuk dinding juga, namun bata muka tidak perlu ditutup lagi dengan semen. Bata muka biasa disebut sebagai bata imitasi.
2. Batu bata pasir-Kapur
Sesuai dengan namanya, batu bata ini dibuat dari campuran kapur dan pasir dengan perbandingan 1:8 serta air yang ditekankan kedalam campuran sehingga membentuk bata yang sangat padat. Biasa digunakan untuk bagian dinding yang terendam air dan memerlukan kekuatan tinggi.

follow twit kami di @bataHebel

Untuk Pemesanan Panel Lantai dan Pemasangan serta Hebel Dinding,
HP                    : 082110689969 / 081315597900
Pin                    : 2AE72287
Email                :  merlibata@gmail.com

Cara Memasang Bata Ringan ( HEBEL )


Tidak hanya memilih batu bata yang sesuai, memasang bata yang baik pun juga menjadi salah satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan begitu saja saat Anda memasang dinding baru atau merenovasi dinding rumah Anda. Karena, kokoh tidaknya dinding rumah sangat dipengaruhi oleh teknik pemasangan bata yang     baik.

Untuk hasil terbaik dalam memasang bata, Anda dapat menggunakan MU 301 (pasangan bata dan plester) dan lakukan pemasangan dengan langkah-langkah berikut ini:


1. Alat Kerja:
  • Sendok semen
  • Palu karet dan gergaji (untuk bata ringan)
  • Waterpass
2. Persiapan:
  • Siapkan tempat kerja dan permukaan yang akan dipasang bata.
  • Pasanglah petunjuk-petunjuk yang cukup untuk kerataan pasangan bata.
  • Bersihkan tempat yang akan dipasang dari kotoran, minyak, karat, maupun lumut yang dapat mengurangi rekatan adukan, kemudian basahi dengan air.
  • Bata yang akan dipasang sebaiknya dibasahi terlebih dahulu dengan air untuk menghilangkan debu/kotoran.
3. Pelaksanaan:
  • Masukan adukan kering MU 301 (pasangan bata dan plester) ke dalam bak adukan dan tuangkan air sebanyak 6,0 � 6,5 liter untuk tiap kantong MU 301 (40 kg).
  • Aduk campuran diatas hingga rata dan homogen.
  • Pemasangan bata dilakukan secara manual sebagaimana umumnya dengan tebal spesi yang dianjurkan adalah �10 mm (�1 cm).
  • Pemberian angkur untuk pasangan bata disesuaikan dengan jenis bata yang dipakai.

Catatan :
- Khusus untuk pemasangan bata pada pertemuan dengan kolom utama dapat diberi larutan MU L500 (bonding agent) atau adukan MU 830 (adukan untuk perbaikan permukaan beton non struktural) sedangkan pada pertemuan dengan balok dapat diberi media penghantar yang fleksibel seperti styrofoam atau yang sejenis.

Setelah bata selesai dipasang, Anda bisa menyempurnakannya dengan memlester dinding bata tersebut menggunakan MU 301 (pasangan bata dan plester).

sumber : solusi bangunanmu 

follow terus twit kami @bataHebel


Untuk Pemesanan Panel Lantai dan Pemasangan serta Hebel Dinding,
HP                    : 081288386929/ 081315597900
Pin                    : 2AE72287/5379395C
Email                :  merlibata@gmail.com

23.10.12

Perbandingan Bata Merah dan Bata Ringan ( Hebel )



BATA MERAH
 BATA RINGAN
Bata Merah terbuat dari tanah liat dan mineral-mineral lain yang dicetak dengan ukuran tertentu (biasanya 22x11x5 cm), kemudian dikeringkan dibawah sinar matahari. Setelah melewati proses pengeringan, bata merah dibakar dalam tungku untuk membuatnya kuat dan tahan lama. 
Bata ringan terbuat dari Adonan pasir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, air, dan alumunium pasta sebagai bahan pengembang (pengisi udara secara kimiawi) dan mempengruhi kekerasan beton. Setelah adonan tercampur sempurna, nantinya akan mengembang selama 7-8 jam. Kemudian adonan beton aerasi ini lantas dipotong sesuai ukuran. (Biasanya panjang 60 cm x lebar 20 cm sedangkan untuk ketebalan bervariasi antara  7.5, 10, 12.5, 15 cm)
Bata Merah tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasangnya.

Ukurannya yang kecil memudahkan dalam pengangkutan.


Mudah untuk membentuk bidang kecil


Murah harganya.


Mudah mendapatkannya


Perekatnya tidak perlu yang khusus.Tahan Panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api.
Bata ringan Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.

Tidak memerlukan siar yang tebal sehingga menghemat penggunaan perekat.


Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur.


Pengangkutannya lebih mudah dilakukan.


Pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.


Tidak diperlukan plesteran yang tebal.


Kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.


Mempunyai kekedapan suara yang baik.


Kuat tekan yang tinggi.
Saat ini harga bata merah berkisar antara Rp. 450,- sampai Rp. 500,- / bh, untuk 1 m2 dinding bata dibutuhkan antara 72 sampai 75 bh maka kisaran harga 1 m2 dinding bata = 75 x Rp. 500,- / bh = Rp. 37.500,- / m2
Sedangkan Harga bata ringan berkisar antara Rp. 690.000,- sampai Rp.750.000,- / m3. Umumnya digunakan bata ringan dengan ketebalan 10 cm, maka kisaran harga untuk 1 m2 dinding bata ringan = 0.1 x 800.000,- / m3 = Rp. 80.000,- / m2 
Bata merah lebih cocok digunakan pada bangunan rumah tinggal / bertingkat rendah.
Bata ringan cocok pada hampir semua kondisi dan jenis bangunan, baik low rise mau pun high rise building.

Untuk Pemesanan Panel Lantai dan Pemasangan serta Hebel Dinding,
HP                    : 081288386929/ 081315597900
Pin                    : 2AE72287/5379395C
Email                :  merlibata@gmail.com

10.6.12

Lagi cari Hebel atau bata ringan??


lagi buat rumah/ ruko / proyek??
kami beri penawaran bata ringan setara hebel untuk anda..
untuk harga??
jangan ragu/bimbang..harga kami yang paling murah!!
Promo Harga Pabrik gan..!!!


Keunggulan dari bata ringan : 



~ Hemat waktu dan biaya
~ Tahan api, cuaca
~ Kedap suara, Kuat,
~ Mampu menahan panas
~ Ramah Lingkungan
~ Bebas lumut

~ Tahan air

tersedia :
~ 7,5 x 20 x 60
~ 10 X 20 X 60


Bataringan kami adalah beton ringan pengganti bata merah yg terbuat dr bahan baku yg terjamin seperti pasir & semen. Produk ini sudah teruji kekuatannya, ringan,ekonomis,tahan api,air,ukuran presisi dan mudah digunakan tanpa semen khusus. Bataringan kami merupakan solusi tepat dan efisien dlm pembangunan dinding.

Untuk Pemesanan Panel Lantai dan Pemasangan serta Hebel Dinding,
HP                    : 081288386929/ 081315597900
Pin                    : 2AE72287/5379395C
Email                :  merlibata@gmail.com